Faktor Penyebab Rambut Rontok Perempuan

Faktor Penyebab Rambut Rontok Perempuan seringkali membuat emosi dan sedih. Akibatnya, wanita jadi sering mengeluh terhadap masalah rambut rontok yang terjadi. Tidak jarang sebagian dari yang mengalami kerontokan rambut menjadi tidak sabar sehingga mencari jalan pintas secara instan untuk mengatasinya. Beragam cara instan yang seringkali dilakukan oleh wanita seperti menggunakan obat atau bahan kimia. Cara yang dilakukan tersebut rupanya bisa mempengaruhi kondisi rambut semakin rontok dan mengalami kerusakan yang semakin parah.

Faktor Penyebab Terjadinya Rambut Rontok Pada Wanita

Sebagai pemilik dari rambut, tentu ada baiknya bagi sobatdini untuk mencari tahu terlebih dahulu mengenai penyebab dari rambut rontok serta mencari cara yang alami guna kerontokan yang terjadi pada rambut. Pasalnya, jika dapat mengetahui lebih dulu penyebab terjadinya rambut rontok maka  dapat lebih mudah untuk mencari bagaimana cara menangani masalah tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mengetahui lebih dulu faktor penyebab terjadinya rambut rontok, seperti ulasan yang akan dibahas kali ini.

1. Gangguan Hormon

Perlu disadari bahwa gangguan hormon menjadi salah satu yang mampu menyebabkan rambut rontok. Hormon tersebut ialah Hormon Alopesia Androgenetik merupakan terjadinya proses dari penipisan rambut yang diakibatkan oleh adanya rangsangan hormon androgen terhadap folikel rambut. Hormon Dihidrotestosteron (DHT) yang erat kaitannya terhadap lelaki dan sering dianggap sebagai salah satu pemicu dari kerontokan yang dialami oleh lelaki. Serta Hormon Alopesia Areata sama halnya dengan DHT sebagai pemicu kerontokan yang disebabkan oleh penyakit autoimun.

Kebanyakan masalah rambut rontok yang selama ini dapat terjadi ialah karena adanya sebuah gangguan terhadap hormon Alopesia Androgenetik. Menurut suatu penelitian yang menyebutkan bahwa faktor hormon menjadi salah satu penyebab kebotakan atau kerontokan yang paling banyak terjadi, dengan persentase sebesar 70% pada pria dan 40% pada wanita.

2. Pengaruh Gizi dan Vitamin

Salah satu penyebab lain yang dapat membuat rambut mengalami kerontokan parah adalah pengaruh dari gizi dan vitamin. Pasalnya rambut tetap butuh asupan gizi untuk tetap bertahan kuat dan sehat, sehingga tidak mudah menjadi rapuh dan rontok.

Sebaiknya tidak melakukan diet secara ekstrim, karena hal tersebut dapat membatasi masuknya asupan gizi bagi rambut, seperti protein, zat zinc dan lain sebagainya. Jika masih tetap melanjutkan diet secara ekatrim, makan sudah dapat dipastikan kalau rambut yang dimiliki selama ini bakal mengalami kerontokan.

3. Alat Penata Rambut

Bagi sebagian wanita rambut merupakan salah satu aset penting, sehingga melakukan penataan rambut sangatlag penting. Hal ini dilakukan untuk menunjang penampilan agar tetap selalu terlihat cantik. Akan tetapi penggunaan alat catok dan pengeriting dari rambut sebenarnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan rambut, jika kedua alat tadi digunakan terlalu sering dan berlebihan. Hal tersebut dapat terjadi karena dekatnya jarak antara alat catok dan kulit kepala yang dapat mengakibatkan akar rambut menjadi kering dan menjadikan rambut mudah untuk rontok. Maka dari itu, sebaiknya hindarilah penggunaan alat penata rambut terlalu sering dan berlebihan.

4. Jarang Keramas

Penyebab Rambut rontok rupanya bisa juga disebabkan karena jarang melakukan keramas. Hal tersebut dapat membuat rambut menjadi berminyak dan lembab. Paparan dari sinar matahari yang didapatkan setiap hari akan bercampur dengan keringat, sehingga akan menjadikan rambut mudah untuk rontok.

Biasanya, keringat yang muncul dan menempel dirambut terdapat pada bagian kulit kepala. Keringat tersebut dapat terserap oleh folikel pada rambut dan menyebabkan rambut menjadi mudah basah dan lepek. Pada saat melakukan keramas, usahakan untuk jangan terlalu kencang dalam menggosok rambut di kepala. Hal ini dikarenakan dapat mengakibatkan kerontokan terhadap rambut. Jadi sangat disarankan untuk melakukan pijat secara perlahan bagian kepala agar kondisi rambut dan kulit kepala tetap rileks.

5. Faktor Penyakit

Seperti yang diketahui selama ini, bahwa penyakit dapat menjadi salah satu penyebab yang membuat rambut menjadi semakin rontok secara berlebihab. Penyakit-penyakit kronis yang bisa mempengaruhi terjadinya kerontokan pada rambut, seperti lupus, diabetes, sindrom down, kanker dan hopertiroidisme. Selain itu juga, pengaruh dari kemoterapi akan berdampak pada bagian kulit di kepala, seperti pada wajah dan rambut. Biasanya kemoterapi dapat mengakibatkan rambut ikut menjadi rontok. Akan tetapi, kemoterapi yang tidak bersifat permanen dapat membuat rambut kembali tumbuh normal setelah beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi akibat penyakit.

Kesimpulan

Merawat rambut untuk dapat terhindar dari kerontokan memang bisa dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat dan juga rajin melakukan keramas. Selain itu, penggunaan alat dan ombat terhadap rambut juga harus menjadi perhatian khusus, karena pengunaan yang dilakukan secara sering dan juga berlebihan dapat berpengaruh terhadap kesehatan rambut.

Bagaimana menurut pembaca bahasan yang ada pada artikel kali ini? Apakah pembaca mendapatkan informasi tambahan mengenai Faktor yang menyebabkan terjadinya rambut rontok? Semoga saja pembaca mendapat manfaat dari artikel kali ini.

Pastikan untuk senantiasa menjaga gaya hidup agar tetap sehat dengan makan secara teratur dan juga menjalankan olahraga secara teratur.